Resep Sehat Murah Nasehat Teman
Sekarang untuk tetap sehat, kayaknya makin mahal. Untuk sembuh dari sakit dan sehat kembali, lebih muahal lagi.
Katanya untuk sehat harus banyak makan suplemen. Suplemen yang kualitasnya bagus, katanya mahal. Harus dibeli di super store elite yang banyak terdapat di pusat-pusat belanja nyaman kota-kota besar. Mahal, mahal dan semakin mahal.
Sudah hampir tiga tahun saya berobat ke seorang teman melalui resep-resep herbal yang masih sangat murni, asli dari tetumbuhan ciptaan Tuhan untuk manusia yang ada di Indonesia. Istri saya yang punya penyakit belasan tahun tidak sembuh setelah berobat ke dokter, alhamdulillah lebih sehat. Beberapa teman dan tetangga yang juga kebetulan punya penyakit yang lumayan berat dan menurut metode pengobatan modern tidak bisa disembuhkan, seperti diabetes, alhamdulillah sudah lepas dari ketergantungan pada insulin dan bisa hidup normal kembali.
Hal yang membuat saya merasa beruntung bertemu dengannya adalah: semua proses penyembuhan itu bisa dijalani dengan biaya yang relatif sangat-sangat murah dibandingkan dengan biaya pengobatan modern.
Obat modern adalah hasil riset dengan biaya investasi yang besar dari perusahaan farmasi. Ditunjang oleh peralatan super canggih dengan harga selangit. Dibutuhkan dokter spesialis dengan jasa periksa yang membuat profesi lain menahan air liur.
Anehnya teman ini tidak mau masuk tivi dan pasang iklan, seperti kebanyakan ahli pengobatan alternatif lain. Tawaran sudah bertubi-tubi, tetap saja ditolaknya. Buat saya ini menyenangkan, karena pasiennya tidak membludak. Kami sekeluarga tetap bisa berobat, tanpa harus khawatir masuk daftar antrian yang panjang dan waktu untuk konsultasi yang menjadi makin pendek.
Ada beberapa resep sehat darinya yang ingin saya bagikan disini. Jangan tanya ilmiah atau tidak dan kenapa seperti itu lebih dari yang ditulis. Bukan apa-apa karena, jujur, saya takut salah menjelaskan. Secara pribadi kami sekeluarga sudah membuktikannya, alhamdulillah lebih sehat. Semua advis ini bisa dijalankan dengan biaya sangat murah. Bahkan mungkin relatif tidak keluar biaya dan banyak menghemat.
1. Jangan minum air dingin/es. Memang terasa segar pada saat meminumnya, tetapi itu tidak baik untuk kesehatan organ serta metabolisme tubuh dan tentu saja mendatangkan banyak penyakit. Dulu kami sekeluarga sangat suka minum air dingin. Sekarang kulkas hanya dipakai menyimpan banyak jenis, kecuali air. Dispenser juga hanya yang panas dan normal, tidak ada dingin.
2. Jangan makan yang pedas-pedas. Makanan tanpa sambal terasa tidak nikmat, tetapi yang enak ini ternyata tidak sehat. Pedas membuat organ tubuh bekerja lebih keras dan menjadi rentan terhadap serangan penyakit.
3. Jika kita sedang sakit. Misalnya flu atau batuk. Cobalah minum air bening panas (bukan hangat). Mudah-mudahan bisa lebih cepat sembuh. Air panas merangsang tubuh untuk lebih ‘bergairah’ menyembuhkan dirinya sendiri.
4. Sekarang hampir semua dari kita sangat suka mie instan. Sesedikit apapun, mie instan itu mengandung formalin. Jika kita memasak mie instan, buang air yang pertama kali digunakan untuk merebusnya, ganti dengan yang baru. Cara ini bisa mengurangi kandungan formalinnya secara signifikan. Anak saya yang paling kecil sangat suka mie instan dan sangat sukar untuk diubah kebiasaannya (maklum orang tuanya juga suka, hehe…). Sekarang secara sukarela dia selalu membuang air rebusan yang pertama.
Demikian. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Tuhan Maha Tahu dan Maha Pengasih, Dia telah menciptakan dan memberikan semua yang dibutuhkan manusia dulu, sekarang dan nanti diĀ sekitar kita dan alam semesta. Yang perlu kita lakukan adalah menemukan manfaatnya untuk kita. Lalu kenapa kita mencoba membuat ‘tiruannya’ yang secara logis tidak mungkin mengalahkan ciptaan-Nya?
About this entry
You’re currently reading “Resep Sehat Murah Nasehat Teman,” an entry on Another Adji Wigjoteruna's Personal Blog
- Telah Diterbitkan:
- Januari 31, 2009 / 6:05 am
- Kategori:
- Umum Nyo
4 Komentar
Langsung ke formulir komentar | comment rss [?] | trackback uri [?]